Banyuwangi – Bidikpos.Com // Menjelang hari-hari besar keagamaan, kelangkaan gas elpiji dan lonjakan harga kebutuhan pokok kembali menjadi sorotan masyarakat. Kondisi ini dinilai berulang setiap tahun, meskipun sebelumnya pemerintah kerap menyatakan bahwa stok dan harga bahan pokok dalam kondisi stabil.Jum”at 20-03-2026.
Di berbagai daerah, warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas elpiji, khususnya ukuran subsidi. Kelangkaan tersebut berdampak langsung pada aktivitas rumah tangga dan pelaku usaha kecil yang bergantung pada ketersediaan energi tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.
Tidak hanya gas elpiji, harga sejumlah bahan pokok juga dilaporkan mengalami kenaikan signifikan. Komoditas seperti beras, minyak goreng, hingga daging ayam mengalami lonjakan harga yang dinilai tidak sesuai dengan daya beli masyarakat.
Sejumlah warga menilai adanya ketidaksesuaian antara pernyataan pemerintah dengan kondisi di lapangan. Sebelumnya, pemerintah menyampaikan bahwa distribusi logistik dan pasokan sembako dalam kondisi aman serta terkendali menjelang perayaan hari besar.
Namun kenyataannya, masyarakat justru dihadapkan pada situasi yang berbeda. Selain kelangkaan gas, harga kebutuhan pokok yang terus merangkak naik menambah beban ekonomi, terutama bagi kalangan menengah ke bawah.
Masyarakat berharap pemerintah dapat melakukan pengawasan lebih ketat terhadap distribusi dan harga di pasar, serta memastikan ketersediaan gas elpiji dan sembako tetap stabil, khususnya menjelang dan saat hari-hari besar keagamaan. Upaya konkret dinilai penting agar persoalan serupa tidak terus terulang setiap tahunnya.
Tim Redaksi
