Oplus_131072
BANYUWANGI – Bidikpos.Com // Rumah Kebangsaan (RK) Banyuwangi hadir sebagai ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus menjadi pusat pembinaan generasi muda. Inisiatif ini digagas oleh Hakim Said, S.H. sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan daerah dan keamanan sosial di Kabupaten Banyuwangi. 28-03-2026.

Hakim Said yang juga Founder sekaligus Ketua Rumah Kebangsaan Banyuwangi serta Ketua Yayasan Anti Narkoba Lapor Pulih Sehat Sejahtera (YAN LPSS) Banyuwangi menegaskan bahwa Rumah Kebangsaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat diskusi, tetapi juga sebagai benteng moral bagi generasi muda.
“Narkoba adalah musuh nyata generasi bangsa. Melalui Rumah Kebangsaan, kami hadir bukan hanya sebagai tempat berkumpul, tetapi sebagai benteng moral dan ruang pembinaan agar anak-anak Banyuwangi punya arah, punya harapan, dan berani berkata tidak pada narkoba,” tegasnya.
Ia menjelaskan, melalui pendekatan humanis dan edukatif, pihaknya terus merangkul pelajar di Banyuwangi agar terhindar dari penyalahgunaan narkotika. Program yang dijalankan tidak hanya bersifat sosialisasi, tetapi juga pendampingan yang berkelanjutan.
“Sebagai Ketua YAN LPSS Banyuwangi, kami mendorong gerakan ‘lapor, pulih, sehat, sejahtera’. Ini bukan sekadar slogan, tapi komitmen nyata untuk menyelamatkan generasi muda dari jerat narkotika,” imbuhnya.
Menurutnya, ancaman narkoba terhadap generasi muda merupakan persoalan serius yang harus ditangani secara bersama-sama oleh seluruh elemen masyarakat. Rumah Kebangsaan diharapkan mampu menjadi ruang pembinaan karakter sekaligus pusat edukasi kebangsaan.
“Pendekatan kita bukan menghakimi, tapi merangkul. Anak-anak muda harus kita dampingi, kita beri ruang, dan kita arahkan agar tidak salah jalan,” ujarnya.
Meski dikenal sebagai sosok sederhana, Hakim Said menunjukkan komitmen kuat dalam menyatukan anak-anak bangsa melalui kegiatan positif dan edukatif. Ia meyakini bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil yang konsisten.
“Kalau kita ingin Banyuwangi maju, maka generasi mudanya harus kita jaga. Dan menjaga generasi muda hari ini, berarti menyelamatkan masa depan bangsa,” pungkasnya.
Tim Redaksi (Buang)
