BANYUWANGI – Ketua Umum PW-FRN Fast Respon Nusantara Counter Polri, R. Mas MH Agus Rugiarto Astrodiarjo, S.H., M.H., yang akrab disapa Agus Flores, melakukan kunjungan dan silaturahmi dengan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Banyuwangi, Solichin, A.Md.IP., S.H., M.H., dalam rangka membahas upaya pemberantasan peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan. 02-06-2026.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut membahas berbagai persoalan terkait keluar-masuknya jaringan pengedar narkoba yang masih menjadi perhatian serius berbagai pihak. Kalapas Banyuwangi menegaskan bahwa peredaran narkoba merupakan ancaman yang harus ditangani secara bersama-sama dan berkelanjutan.
“Kasus narkoba yang keluar masuk sangat memprihatinkan. Karena itu diperlukan sinergi seluruh elemen untuk mendukung upaya pemberantasan narkoba,” ujar Solichin dalam pertemuan tersebut.
Agus Flores menyampaikan bahwa PW-FRN Fast Respon Nusantara sebagai mitra strategis Polri siap mendukung langkah-langkah aparat penegak hukum dan pihak lapas dalam memerangi peredaran narkotika yang merusak generasi bangsa.
Menurutnya, kolaborasi antara lembaga pemasyarakatan, aparat penegak hukum, dan insan pers menjadi salah satu kunci dalam mengawal transparansi serta mendukung program pemberantasan narkoba secara nasional.
Dalam kesempatan itu, rombongan PW-FRN Fast Respon Nusantara Counter Polri mendapat sambutan baik dari jajaran Lapas Banyuwangi. Suasana diskusi berlangsung penuh keakraban dengan semangat membangun sinergitas demi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba.
Pertemuan tersebut juga menjadi momentum memperkuat komunikasi dan koordinasi antara PW-FRN Fast Respon Nusantara dengan Lapas Banyuwangi dalam mendukung program pemerintah memberantas peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya.
Diharapkan, hasil pertemuan ini dapat menjadi langkah positif dalam memperkuat pengawasan serta meningkatkan kesadaran seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga Lapas Banyuwangi tetap bersih, aman, dan terbebas dari penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.
Pimpinan Redaksi (Buang)
