Banyuwangi – Bidikpos.Com // Bidikpos.Com // Tradisi Barong Ider Bumi kembali digelar pada hari Minggu, 22-03-2026, oleh masyarakat Desa Kemiren sebagai bentuk pelestarian budaya warisan leluhur yang sarat nilai spiritual dan kearifan lokal.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Kemiren, Muhammad Arifin, yang menegaskan bahwa tradisi ini merupakan bentuk penghormatan terhadap peninggalan nenek moyang yang telah dijaga secara turun-temurun.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimcam Kecamatan Glagah serta Forkopimda Kabupaten Banyuwangi sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal dan kearifan masyarakat.
Hadir pula Hartono, S.Sos., M.Si.Plt Disbudpar yang mewakili Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam kegiatan tersebut, sekaligus memberikan dukungan terhadap penguatan sektor budaya dan pariwisata daerah.
Barong Ider Bumi memiliki makna sebagai ritual tolak bala yang dipercaya mampu menjaga keselamatan desa dari berbagai marabahaya serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.
Dalam prosesi pelaksanaannya,
Masyarakat tampak antusias dengan membawa berbagai hidangan,
khususnya tumpeng, sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan antarwarga.
Tradisi ini juga menjadi daya tarik wisata budaya yang diharapkan mampu terus dilestarikan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata berbasis budaya lokal.
Tim Redaksi
