oplus_0
Banyuwangi — Semarak HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Desa Telemung, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, masih berlanjut meski rangkaian kegiatan bulan Agustus 2026 telah memasuki penghujung. Berbagai kegiatan digelar untuk memperkuat kebersamaan dan semangat kemerdekaan masyarakat. Sabtu 12-09-2026.
Kepala Desa Telemung Misdi berperan aktif dalam menggerakkan sekaligus mendukung penyelenggaraan seluruh rangkaian kegiatan. Pemerintah desa memberikan ruang kepada masyarakat untuk berpartisipasi, berkreasi, sekaligus menunjukkan potensi yang dimiliki.
Sejumlah kegiatan yang digelar meliputi lomba lingkungan, lomba poli tingkat SD Dan Tngkat RT Se Desa Telemong di Sertai lomba karnaval, serta berbagai kegiatan seni dan budaya. Antusiasme masyarakat terlihat dalam setiap rangkaian acara yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.
Kemajuan kegiatan juga diperkuat dengan pagelaran budaya lokal berupa Barong, Jaranan, dan seni dangdut. Selain menjadi hiburan masyarakat, kegiatan tersebut menjadi upaya menjaga keberadaan kesenian tradisional agar tetap tumbuh di tengah generasi muda.
Camat Kalipuro Drs. Ahmad Nuril Falah, M.Si., turut memberikan dukungan dengan menghadiri kegiatan sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba. Kehadiran pemerintah kecamatan menjadi bentuk apresiasi terhadap semangat masyarakat Desa Telemung.
Dalam sambutannya, Ahmad Nuril Falah menegaskan pentingnya pemerintah hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, masyarakat harus mendapatkan perhatian dan dukungan agar berbagai potensi serta kegiatan positif di wilayah dapat terus berkembang.
Sementara itu, Kades Telemung Misdi menegaskan bahwa kondisi desa yang berada di wilayah terpencil bukan menjadi alasan untuk tertinggal. Ia mendorong agar Desa Telemung mampu berkembang dan bersaing dengan kelurahan maupun wilayah yang berada di kawasan perkotaan.
Rangkaian HUT RI ke-81 tersebut menjadi momentum memperkuat persatuan, menggali potensi masyarakat, dan melestarikan budaya lokal. Pemdes Telemung berharap semangat kebersamaan tidak berhenti pada perayaan Agustus, tetapi terus menjadi energi dalam membangun desa.
(Tim Redaksi) Buang HS.
